Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

DaerahPemerintahan

Arya Wibawa Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Denpasar 2025

Rencana Kerja Pemerintah Daerah

RKPD: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa orum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2025 secara daring di Kantor Walikota Denpasar.

 


DENPASAR, Balipolitika.com-
Penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2025 dibuka Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa Selasa, 30 Januari 2024 secara daring di Kantor Walikota Denpasar.

Penyelengaraan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kota Denpasar, dengan kegiatan Forum Konsultasi Publik diikuti unsur DPRD Kota Denpasar, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, Organisasi Profesi, Perguruan Tinggi serta kelompok/organisasi kemasyarakatan.

Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan di Tahun 2025 Kota Denpasar akan mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatakan kualitas SDM untuk pertumbuhan yang berkualitas.

Peningkatan kualitas SDM akan dimulai dari sektor pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan atas fasilitas pendidikan.

“Penambahan ruang kelas baru dan perbaikan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri baru, akan berlanjut di tahun 2025,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada sektor sosial dan ketenagakerjaan juga menjadi prioritas. Langkah ini untuk dapat mengurangi tingkat pengganguran dan angka kemiskinan yang ada.

Pelatihan tenaga kerja, sertifikasi tenaga kerja untuk link dan match dengan lapangan kerja, menumbuhkan wirausaha baru melalui proses inkubasi bisnis dan upaya penghapusan kemiskinan ekstrim, menjadi kegiatan prioritas yang akan kita laksanakan.

“Sementara tata kelola sampah masih menjadi isu utama. Tahun 2025 pengelolahan sampah berbasis sumber harus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Arya Wibawa juga menyampaikan untuk sektor pariwisata diharapkan terjadi peningkatan kunjungan wisata baik domestik maupun mancanegara.

Langkah ini dilaksanakan dengan promosi secara kreatif menyasar pasar tradisional maupun pasar baru melalui kota-kota yang sudah menjalin kerjasama melalui program “sister city” dengan Kota Denpasar.

Di samping itu mengembangkan dan meningkatkan kualitas festival yang didukung dengan memperindah wajah kota serta peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian.

Hal penting yang perlu mendapatkan perhatian di Tahun 2025 adalah stabilitas keamanan agar tetap terjaga serta kondusif untuk menghadapi tahun politik.

“Forum konsultasi publik ini diselengarakan untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh komponen masyarakat, terlebih pada Tahun 2025 akan penuh dengan tantangan yang berkaitan krisis global, keadaan setelah tahun politik dan pangan, juga akan kita hadapi di tahun 2025 nanti, namun kita optimis dapat lalui dengan baik,” ujarnya.

Sementara Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma menyampaikan, keluaran dari penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Denpasar Tahun 2025 yang berlangsung satu hari ini adalah penyempurnaan RKPD menjadi rancangan RKPD Denpasar Tahun 2025.

Pelaksanaan forum ini diawali dengan paparan dari Bappeda Provinsi Bali, penyampaian rancangan awal RKPD dari Kepala Bappeda Kota Denpasar dan dilanjutkan dengan diskusi.

Jadwal rangkaian penyusunan perencanaan RKPD yakni, pelaksanana Musrenbang ditingkat desa/kelurahan pada bulan September-Oktober 2023, pelaksanan Musrenbang RKPD Denpasar di kecamatan dari tanggal 15 sampai dengan 18 Januari 2024.

“Forum Perangkat Daerah, rencana akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari sampai dengan 22 Februari 2024, dan Musrenbang RKPD Denpasar rencana akan dilaksanakan pada tanggal 19-22 Maret 2024,” ujarnya.

Sedangkan prioritas pembangunan daerah Denpasar Tahun 2025 yakni, pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata dan kebudayaan, sosial dan ketenagakerjaan, infrastruktur dan stabilitas keamanan, serta reformasi birokrasi. “Peningkatan Kapasitas SDM untuk pertumbuhan yang berkualitas,” ujarnya.(bp/luc)

Berita Terkait

Baca Juga
Close
Back to top button

Konten dilindungi!