ATENSI: (Kanan) Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, saat ditemui di DPRD Bali. (Sumber: Gung Kris)
DENPASAR, Balipolitika.com – Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan, Wakil Bupati (Wabup) Tabanan, I Made Dirga, menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk segera memberikan atensi terhadap kerusakan jalan Bypass Tanah Lot dengan melakukan perbaikan, Kamis, 8 Januari 2026.
“Mengingat Bypass Tanah Lot itu kewenangannya Pemprov, tentu kita sudah melakukan koordinasi. Untuk itu, kami berharap Pemprov segera memberikan atensi dengan melakukan perbaikan untuk menjawab semua keresahan warga sekitar, mengingat jalan rusak itu kan rawan sekali kecelakaan,” ungkap Wabup Dirga, saat ditemui disela-sela rapat Dengan Pendapat di DPRD Bali.
Respon Wabup Tabanan tersebut merupakan jawaban atas keresahan salah satu warga Tabanan bernama, Ngurah, melihat kondisi memprihatinkan terjadi di Bypass Tanah Lot, tepatnya di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Badan jalan dilaporkan jebol dan amblas di sejumlah titik, bahkan disebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan permanen, 29 Desember 2025.
Meski hingga kini masih bisa dilalui kendaraan, warga menilai perbaikan harus segera dilakukan sebelum kerusakan melebar dan membahayakan pengguna jalan. Titik jebol ini berada persis di sebelah Puskesmas Kediri III.
Untuk menghindari lalu lintas terlalu padat, warga setempat terpaksa memasang tanda darurat dari ranting pohon.
Ngurah berharap pemerintah tidak menunda perbaikan. Menurutnya, meski lubang masih tergolong kecil, jika dibiarkan bisa berkembang menjadi kerusakan serius.
“Ini jalur wisata. Kalau lubangnya makin lebar tentu sangat mengganggu,” ujarnya.
la menegaskan, selain sebagai jalur wisata menuju Tanah Lot, jalan ini juga merupakan akses vital masyarakat yang bekerja dari Tabanan ke Badung maupun sebaliknya.
“Jangan sampai jebol seperti kejadian jalan di Bajera,” tegas Ngurah. (bp/gk)













