KLUNGKUNG, Balipolitika.com- Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur tua. Petugas mengerek tubuh pria malang tersebut dari dasar sumur di Desa Bunga Mekar. Musibah maut ini menimpa seorang petani bernama Wayan Lanang yang berumur 36 tahun.
“Kami menerima laporan kehilangan dari aparat Babinsa desa setempat pada siang hari,” kata Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara, Senin (25/5/2026).
Korban tercatat pergi meninggalkan rumah keluarga sejak Minggu malam dan tidak kunjung kembali. Pihak kerabat dekat bersama tetangga sekitar sempat melakukan upaya pencarian mandiri secara swadaya. Upaya pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil maksimal hingga keesokan harinya.
“Pihak bibi korban mencurigai titik sumur karena menemukan sandal dan rokok di lokasi,” tutur Cakra.
Warga setempat langsung berinisiatif menguras air sumur menggunakan mesin pompa air portabel. Mereka mendapati tubuh korban sudah terbujur kaku pada kedalaman sekitar empat meter. Masyarakat yang panik kemudian segera menghubungi instansi terkait untuk meminta bantuan evakuasi.
“Warga mengalami kesulitan besar dalam proses pengangkatan tubuh korban dari dasar sumur,” tuturnya lagi.
Empat personel tim rescue Unit Siaga Nusa Penida bergerak cepat menuju lokasi. Petugas penyelamat langsung menggelar brifing singkat guna menentukan metode pengangkatan jasad korban. Aparat gabungan menggunakan peralatan tali khusus untuk menjangkau dasar sumur tersebut.
“Sekitar pukul 14.40 Wita korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Cakra.
Aparat kepolisian sektor Nusa Penida mengamankan sekitar area lokasi dari kerumunan warga. Petugas medis juga memeriksa kondisi fisik luar jenazah secara teliti di lapangan. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan fisik yang mencurigakan pada tubuh korban.
“Tim rescue selanjutnya menyerahkan jasad korban tersebut secara langsung kepada pihak keluarga,” imbuhnya.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klungkung. Anggota militer dari unit Koramil Nusa Penida juga turut membantu proses di lapangan. Seluruh perangkat desa beserta masyarakat bahu-membahu menyukseskan jalannya evakuasi maut ini.
“Kami menyampaikan rasa apresiasi tinggi atas kerja sama seluruh unsur SAR gabungan,” pungkasnya. (BP/CHA).










