BADUNG, Balipolitika.com– Anggota DPRD Badung Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Regep dan I Made Rai Wirata menghadiri puncak Karya Karya Atma Wedana (Nyekah Kinembulan) lan Metatah Massal Banjar Adat Nyelati, Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi yang digelar di Wantilan Pura Dalem Kahyangan,Banjar Adat Nyelati, Selasa 21 Oktober 2025.
Pelaksanaan karya tanpa memungut biaya kepada peserta alias gratis ini dimaksudkan untuk kebersamaan krama.
Polda upacara yadnya massal ini diharapkan menjadi agenda rutin setiap lima tahun sekali ini setelah sebelumnya sempat vakum puluhan tahun.
Wayan Regep yang juga tokoh masyarakat di Desa Kuwum menyampaikan mengapresiasi tinggi kebersamaan krama dalam mewujudkan yadnya kepada leluhur melalui Karya Atma Wedana.
“Tentu hal ini mendakan krama disini senantiasa bersatu. Meski baru pertama kali dilaksanakan, namun kami melihat antusias krama sangat tinggi sebagai wujid bhakti kepada leluhur sekaligus melestarikan adat agama dan tradisi,” ungkap Wayan Regep.
Selaku wakil rakyat, Wayan Regep juga menegaskan komitmennya untuk senantias memfasilitasi aspirasi masyarakat kepada pemerintah dalam berbagai program yang akan dijalankan masyarakat.
“Tentu ini sudah menjadi tanggung jawab kami selaku wakil rakyat. Saya akan totalitas mengawal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat termasuk pembangunan infrastruktur yang ada,” tegasnya.
Sebagai wujud apresiasi dan motuvasi atas kebersamaan krama, Wayan Regep mengahturkan dana punia sebesar Rp10 juta dan Made Rai Wirata sebesar Rp5 juta.
Penanggung Jawab Karya, Anak Agung Bagus Kesumajaya dalam laporannya menjelaskan rangkaian karya diawali dengan matur piuning pada Senin, 6 Oktober 2025, dilanjutkan dengan upacara Warak Keruron dan Ngelungah pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Upacara ini diikuti Mepetik, Metatah, dan Ngelungah masing-masing 18 diri serta 17 sawa.
Agung Kesumajaya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemkab Badung serta Wakil Gubernur Bali yang difasilitasi inovator pembangunan di Banjar Nyelati yang juga Anggota DPRD Badung I Wayan Regep.
Ke depan pihaknya berharap bantuan dapat diberikan Pemkab Badung untuk pengembangan jalan menuju obyek Wisata Pangkung Dedari di banjar tersebut.
“Kami mohon Pak Wayan Regeo selaku penglingsir kami tetap membantu dan mengawal aspirasi kami di Pemkab Badung maupun Pempriv Bali,” harapnya.
Adapun karya tersebut akan dilanjutkan dengan penyinebankarya dan upacara Meajar-Ajar ke Pura Goa Lawah serta Pura Besakih.
Dalam kesempatan ini juga hadir, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, anggota DPRD Tabanan, I Wayan Sudiana, anggota DPRD Bali, Ni Made Sumiati, perwakilan anggota DPR RI, I Wayan Sudirta, Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana, Perbekel Kuwum, Ida Bagus Tirtayasa, kelian adat dan dinas se-Desa Kuwum, serta undangan lainnya. (bp/ken)













