BALI, Balipolitika.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang ABK Kapal Kool Ice yang mengalami gangguan jantung di perairan Bali, Jumat (27/2).
Evakuasi dengan mengerahkan RIB dari perairan Pelabuhan Benoa. Korban bernama Carl Mauricio Montevirgen (45), Warga Negara Filipina.
Berawal penentuan titik intersep berada pada kordinat 8°46.351’S – 115°14.884’E. Upaya pemindahan korban sempat alami kesulitan karena gelombang cukup keras.
Setelah berhasil evakuasi dari kapal, korban kemudian terbawa ke Dermaga Disnav Pelabuhan Benoa untuk pemeriksaan awal oleh petugas BBKK Benoa, kemudian ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Koordinator Lapangan, Arif Yuliyanto, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar.
“Kegiatan berjalan lancar, pasien sudah medevac (evakuasi medis dengan layanan transportasi aman bagi pasien kritis yang didampingi tim profesional dan peralatan medis lengkap) dan ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Arif Yuliyanto selaku Koordinator Lapangan.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Denpasar, TNI AL, Polairud Mabes Polri, Ditpolairud Polda Bali, VTS Pelabuhan Benoa, Imigrasi Pelabuhan Benoa, BBKK Pelabuhan Benoa, Tim Medis RS Siloam, serta Agen Kapal PT Trans Cakrawala.
Dengan selesainya proses evakuasi dan penanganan korban, operasi SAR selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (BP/OKA)













