DENPASAR, Balipolitika.com– Hari Raya Saraswati adalah hari turunnya ilmu pengetahuan yang dirayakan setiap 210 hari berdasarkan perhitungan kalender Bali, tepatnya Saniscara, Umanis, Watugunung.
Pada hari suci ini dilaksanakan pemujaan pada Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni.
Memaknai hari turunnya ilmu pengetahuan ini, keluarga besar SMP Negeri 1 Denpasar menggelar berbagai lomba dalam rangka meningkatkan soft skills dan karakter siswa.
Soft skills atau kemampuan interpersonal yang memengaruhi cara seseorang berinteraksi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan orang lain dalam beragam situasi ini dikemas lewat Lomba Gebogan, Lomba MC Berbahasa Bali, Lomba Dharma Wacana, Lomba Ngelilit Sate, dan Lomba Membuat Pejati.
Kepala SMP Negeri 1 Denpasar, Dra. Ni Wayan Raiyani, M.Pd. mengatakan bahwa hari suci Saraswati yang digelar dua kali setahun bersamaan dengan Piodalan Padmasana SMP Negeri 1 Denpasar.
“Pada kesempatan ini, kami bersama anak-anak dan panitia piodalan, nyanggra piodalan dengan berbagai lomba-lomba keagamaan atau lomba membuat piranti keagamaan. Salah satunya adalah Lomba Gebogan, Lomba Pejati, Lomba Madharma Wacana, dan lain-lain,” ucap Ni Wayan Raiyani.
Rangkaian lomba-lomba ini digelar dalam rangka pendidikan karakter sejak dini dalam rangka mengantarkan siswa-siswi SMP Negeri 1 Denpasar menjadi intelektual Hindu ke depan.
“Anak-anak, khususnya yang beragama Hindu harus sejak dini mengenal piranti keagamaan sekaligus warisan kebudayaan. Itu adalah heritage bagi agama Hindu kita di Bali,” imbuh Ni Wayan Raiyani.
Lebih jauh, Ni Wayan Raiyani mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komite SMP Negeri 1 Denpasar atas sinergitas yang terjalin selama ini, khususnya serangkaian perayaan Hari Saraswati dan piodalan.
“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komite SMPN1 Denpasar, Bapak I Wayan Sugita, SH beserta jajaran yang sudah bekerja sama dengan baik dengan kami sehingga piodalan berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga haturkan parama suksema bagi Bapak, Ibu Guru, pegawai, siswa-siswi yang sudah medana punia,” tandas Kepala SMPN 1 Denpasar.
Sementara itu, Ketua Panitia Piodalan Sang Hyang Aji Saraswati SMP Negeri 1 Denpasar, Ketut Fandi Mertha Dharma menjelaskan bahwa kegiatan lomba-lomba ini berlangsung sejak Kamis, 4 September 2025 sebelum akhirnya digelar persembahyangan bersama pada Sabtu, 6 September 2025.
“Rangkaian Piodalan Sang Hyang Aji Saraswati ini berlangsung dari hari Kamis, 4 September 2025 diawali kegiatan lomba-lomba, seperti Lomba Gebogan, Lomba MC Bahasa Bali, Lomba Dharma Wacana, Lomba Ngelilit Sate, dan Lomba Pejati,” ucap Ketut Fandi Mertha Dharma.
“Piodalan ini bisa berjalan karena semua keluarga SMP Negeri 1 Denpasar, baik guru, pegawai, maupun siswa mempunyai persepsi yang sama, yaitu gotong-royong ngayah untuk menunjukkan bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi dan rasa cinta kita kepada rumah kedua kita, SMP Negeri 1 Denpasar,” imbuh Guru Bimbingan Konseling (BK) asli Kota Singaraja, Buleleng itu.
Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Ni Wayan Raiyani, SMP Negeri 1 Denpasar meraih berbagai macam prestasi, antara lain penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) RI atas layanan ramah anak.
Terakhir, siswa SMP Negeri 1 Denpasar meraih emas di World Young Inventors Exhibition 2025 yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.
Ajang bergengsi ini menjadi panggung bagi para penemu muda dunia untuk menunjukkan karya inovatif mereka dan menjaring investor potensial. (bp/ken)













