Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Politik

Angkat Derajat Kaum Muda, Milenial Denpasar All In Prabowo-Gibran

BANGUN EKONOMI KREATIF: Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Bali, Made Muliawan Arya, SE., MH alias De Gadjah dalam diskusi bertajuk “Anak Muda Pilar Keberagaman dan Toleransi Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di  Warung Sang Dewi, Jalan Tukad Musi, Kamis, 18 Januari 2024.

 

DENPASAR, Balipolitika.com- Pilihan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Calon Presiden RI nomor urut 2,  Prabowo Subianto meminang anak muda bernama Gibran Rakabuming Raka menghadapi hajatan akbar Pilpres 2024 dinilai merupakan dukungan nyata bagi kaum milenial, khususnya generasi Z.

Keberpihakan nyata bagi kaum muda inilah yang mendorong acara bertajuk “Anak Muda Pilar Keberagaman dan Toleransi Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di Warung Sang Dewi, Jalan Tukad Musi, Denpasar, Kamis, 18 Januari 2024 penuh sesak.

Hadir dengan semangat all in Prabowo-Gibran, kaum muda ini Kota Denpasar ini menegaskan komitmen menjaga toleransi tidak hanya dalam tataran kata.

Merespons antusias tersebut, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Bali, Made Muliawan Arya, SE., MH alias De Gadjah yang hadir sebagai narasumber diskusi bersama Sekjen Relawan Semeton Prabowo Putu Asrinidevy,  Rohaniawan Katolik, Romo Deni, praktisi E-Sports Teja, dan penggerak ekonomi kreatif Michael Fame tampil prima dalam acara yang difasilitasi oleh Anak Agung Ayu Putu Putri Priniti, Caleg DPRD Denpasar Nomor 1 Dapil Denpasar Timur dari Partai Gerindra.

Made Muliawan Arya, SE.,MH yang juga Caleg DPRD Provinsi nomor urut 1 Dapil Kota Denpasar dari Partai Gerindra mengajak anak muda tidak hanya menyuarakan menjaga toleransi, melaikan melakukan aksi nyata.

Aksi nyata dimaksud antara lain diimplementasikan lewat sikap, perilaku, saling menghargai, dan menghormati antar sesama tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, dan golongan.

“Kalau ekonomi baik minimal aman dulu. Damai dulu, tidak saling bermusuhan satu sama lain sehingga baru bisa bekerja tenang,” jelasnya.

Menariknya, diskusi bertajuk “Anak Muda Pilar Keberagaman dan Toleransi Menuju Indonesia Emas 2045″ ini juga menjadi saluran aspirasi kaum muda Kota Denpasar meneriakkan all in Prabowo-Gibran.

Setiap Made Muliawan Arya menyambangi titik-titik lokasi di lokasi acara, ia disambut teriakan all in Prabowo-Gibran. ”

Pak De Gadjah, all in Prabowo-Gibran, begitu kata mereka. Saya rasa target kami minimal 40 persen akan tercapai,” imbuh Ketua DPD Parta Gerindra Bali itu.

Imbuhnya, daya tarik yang ditawarkan Prabowo-Gibran tidak terlepas dari komitmen untuk concern membangkitkan pertumbuhan ekonomi lewat ekonomi kreatif dengan motor penggerak utama kaum muda Indonesia.

“Banyak program Prabowo-Gibran yang mengarah pada ekonomi kreatif dengan kesadaran bahwa hal ini akan menjadi pondasi untuk bangkit. Startup-startup yang digawangi merupakan potensi luar biasa menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Sadar akan potensi luar biasa kaum muda, Made Muliawan Arya menegaskan bahwa Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Bali didominasi oleh kaum muda.

Tak main-main, persentasenya bahkan menjadi 70 persen sehingga ia berharap momentum ini dimanfaatkan betul oleh kaum muda, khususnya yang ber-KTP Bali untuk mencoblos Prabowo-Gibran di bilik suara pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

“Kalau di TKD Bali anak muda, Ketua TKD masih anak muda. Masih milenial. Yang pasti 70 persen anak muda,” paparnya.

Imbuh Made Muliawan Arya, Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran melibatkan anak muda bukan sekadar menjadi objek politik semata, melainkan subjek politik.

“Kolaborasi Pak Prabowo dan Mas Gibran luar biasa menjadi magnet anak muda, orang tua, dan baby boomers, serta senior lainnya,” tutup Made Muliawan Arya. (bp) 

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!