Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Ekbis

Ariandi Antarkan Bali Juara 1 Kadin Impact Award 2023

SANG JUARA: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali I Made Ariandi (tengah) yang mengantarkan Pulau Dewata bersinar di kancah nasional.

 

BADUNG, Balipolitika.com- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali bersinar di tingkat nasional.

Setelah melalui proses penilaian panjang, Kadin Bali yang dinakhodai I Made Ariandi menjadi yang terbaik kategori ekonomi berkelanjutan di Malam Penghargaan Kadin Impact Award (KIA) pada Kamis, 7 Desember 2023 lalu.  

Unggulan Kadin Bali, yakni Program Kelompok Tani Pola Organik di Desa Sidan, Gianyar, Bali mengungguli 114 program yang terdaftar se-Indonesia.

Kadin Bali menciptakan program inovatif dengan dampak positif dalam sektor pertanian.

Kadin Bali menjadi salah satu juara KIA 2023 dari enam pemenang untuk lima kategori, yakni kategori vokasi, pemberdayaan perempuan, ekonomi berkelanjutan, penguatan ekonomi daerah, dan digitalisasi. 

Adapun pemenang dinilai berdasarkan dampak program pada perubahan sosial, dan pertumbuhan ekonomi di Desa Sidan, Gianyar, Bali.

“Kadin Bali menjadi pemenang pada kategori ekonomi berkelanjutan,” ucap I Made Ariandi.

Untuk kategori lainnya tersebut, Kadin Provinsi Jawa Timur memenangkan kategori vokasi, disusul dengan Kadin Kota Bandung dalam pemberdayaan perempuan, Kadin Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Muara Enim memenangkan kategori penguatan ekonomi daerah serta Kadin Kota Surakarta memenangkan kategori Digitalisasi. 

Sementara itu, secara berurutan Kadin Provinsi Aceh, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur meraih pemenang terpuji di tiga wilayah yakni Barat, Tengah dan Timur.

Tegas I Made Ariandi, Kadin Bali berkomitmen mendukung terciptanya program inovatif yang berdampak signifikan bagi petani, khususnya sistem Subak di Bali yang telah menjadi warisan budaya dunia. 

“Dengan bantuan Kadin Bali, tidak hanya sistem perairan atau subak yang ditingkatkan, tetapi juga pengetahuan petani tentang produk pertanian dan keuangan. Dampaknya luar biasa, memberikan stabilitas dan kemajuan dalam pertanian organik yang kami jalankan dan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup para petani,” ungkap I Made Ariandi seraya menyampaikan Kadin Bali berkomitmen meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Desa Sidan, Gianyar.

Diberitakan sebelumnya, Kadin Indonesia terus berkomitmen menggali potensi ekonomi dan bakat daerah dengan memperlihatkan berbagai program unggulan dalam program apresiasi Kadin Impact Award.

Dengan tema “Satu Kadin Membangun Bangsa,” ajang ini merupakan bentuk apresiasi dari Kadin Indonesia kepada kadin di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil mengembangkan program-program dengan dampak ekonomi dan sosial yang positif.

Salah satu contohnya adalah Kadin Bali yang menciptakan program inovatif dengan dampak positif dalam sektor pertanian.

Program Kelompok Tani Pola Organik dalam sistem Subak Bali ini, khususnya yang berlokasi di Desa Sidan, Gianyar, Bali memberikan pembinaan yang sangat berarti bagi petani lokal dalam mengatasi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi.

Dalam program ini, Kadin Bali menerapkan konsep pendampingan yang holistik. Mulai dari penyuluhan kepada pelaku pertanian, edukasi serta pelatihan pola pertanian, sinergi dengan pemerintah daerah, hingga menyediakan sistem pemasaran melalui e-commerce.

Program Kelompok Tani Pola Organik dalam sistem Subak Bali ini membuka kesempatan bagi para petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka, sehingga mereka dapat mengatasi tantangan yang selama ini dihadapi dengan lebih efektif.

Di sesi penilaian beberapa waktu lalu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid lewat daring mengungkapkan apresiasi terhadap kontribusi Kadin Bali dalam pembangunan ekonomi daerah melalui pembinaan praktik pertanian berkelanjutan (sustainableagriculture).

Arsjad melihat komitmen Kadin Bali dalam mendukung pertumbuhan dan kemajuan sektor pertanian di Indonesia melalui pelestarian sistem Subak Bali yang kini menjadi warisan budaya Unesco.

“Kadin melihat Program Kelompok Tani Pola Organik dan juga Sistem Subak Bali telah berhasil memajukan sektor pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Bali. Hal ini adalah bentuk ekonomi gotong-royong yang sangat baik. Saya berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya untuk ikut menerapkan pertanian berkelanjutan,” ucap Arsjad.

Salah satu kolaborasi yang menjadi tonggak keberhasilan Pos Banjar dalam Sistem Subak Bali adalah Kelompok Tani Pola Organik yang berhasil membangun kesadaran pola pikir petani dan penggarap lahan lebih mendalam tentang olah lahan dan pemilihan benih unggul, serta meningkatkan kualitas panen.

Kolaborasi ini juga memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan hasil dari sektor pertanian juga optimalisasi fungsi subak, di mana harga jual gabah tercatat mengalami peningkatan hingga lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Sementara itu, Silverius Oscar Unggul, Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan Kadin Indonesia juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan sebagai pilar penting.

Program-program yang tidak hanya berfokus pada perkembangan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan negara kita.

“Menjaga keberlanjutan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama para pemangku kepentingan di Indonesia. Kadin Indonesia berharap agar pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan komunitas lingkungan dapat bekerja sama dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan langkah-langkah yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan,” tambah Silverius.

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Provinsi Bali, I Made Ariandi, juga menjelaskan bahwa selain meningkatkan hasil panen, pola pertanian yang stabil juga memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah dalam jangka panjang.

Dengan pemahaman yang mendalam tentang pertanian, para pelaku pertanian tidak hanya memiliki pengetahuan seputar produk, tetapi juga pengetahuan finansial serta memiliki koneksi dengan pihak penyalur, sehingga hasil produksi mereka dapat dipasarkan dengan standar premium yang sesuai dengan pasar.

Pemasaran dan penjualan yang luas tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan perekonomian daerah.

“Dalam pola pertanian ini, tidak hanya peningkatan hasil panen yang menjadi fokus, tetapi juga keberlanjutan seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir. Para pelaku pertanian yang terlibat dalam pola pertanian yang stabil ini tidak hanya memiliki pengetahuan seputar produk pertanian, tetapi juga pemahaman finansial yang mendalam. Mereka memiliki kesadaran akan pentingnya mengelola aspek keuangan dan investasi dalam pertanian, sehingga dapat mengoptimalkan pengeluaran dan pendapatan secara efektif,” jelas Ariandi.

Kadin Indonesia berharap program-program unggulan yang dilakukan oleh para pelaku usaha daerah dapat terus memberikan bukti nyata kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Kadin Indonesia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan komunitas pertanian, untuk bersama-sama bekerja menuju masa depan yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kadin Indonesia mengapresiasi inisiatif Kadin Bali dan Pos Banjar dalam Sistem Subak Bali sebagai langkah maju yang patut ditiru oleh daerah lain. Program inovatif seperti ini tidak hanya memberikan kontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian namun juga mewujudkan aspek keberlanjutan dan inklusivitas dalam closed-loop model. Dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, Kadin Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung dan memperkuat jejaring bisnis dalam rangka mewujudkan visi bersama dalam membangun bangsa melalui sektor pertanian,” tutup Arsjad. (bp)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!