BALI, Balipolitika.com – Sungguh berbahaya dan sangat jarang menjadi atensi banyak orang. Hujan saat ini mengandung mikro plastik, alias serpihan kecil plastik.
Kontaminasi mikro plastik ini, tentu saja berbahaya bagi kesehatan. Mikro plastik adalah partikel plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter, biasanya berasal dari sampah plastik yang tidak terurai.
Produk perawatan pribadi seperti scrub wajah, pasta gigi, serta serat sintetis dari pakaian. Ketika hujan turun, mikro plastik ini dapat terbawa ke udara dan jatuh ke tanah, sehingga mengontaminasi air hujan.
Ini berarti bahwa air hujan di Jakarta tidak hanya membawa air, tapi juga partikel-partikel plastik. Sayangnya sekarang tidak hanya Jakarta. Hujan mikro plastik ini juga mengancam di beberapa wilayah.
Termasuk Denpasar, Bali, sehingga sangat penting agar tidak terpapar hujan secara langsung karena kandungan yang berbahaya ini. Sehingga kalaupun harus keluar atau terpapar bisa memakai masker dan kacamata serta payung dan jas hujan.
Kontaminasi mikro plastik ini dapat berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan manusia. Terakumulasi di dalam tubuh hewan laut dan manusia, mengubah ekosistem laut, meningkatkan resiko penyakit.
Jadi, penting untuk mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah yang baik untuk mengurangi kontaminasi mikro plastik. (BP/OKA)
Berikut adalah 18 kota di Indonesia yang terpapar hujan mikro plastik:
- Jakarta Pusat 37 partikel
- Jakarta Selatan 30 partikel
- Bandung 16 partikel
- Semarang 13 partikel
- Denpasar 12 partikel
- Jambi 12 partikel
- Surabaya 12 partikel
- Palembang 10 partikel
- Aceh Utara 10 partikel
- Sumbawa 10 partikel
- Palu 9 partikel
- Sidoarjo 9 partikel
- Gianyar 6 partikel
- Solo 6 partikel
- Bulukumba 4 partikel
- Malang 2 partikel
- Kupang 13 partikel
- Pontianak 10 partikel









