DENPASAR, Balipolitika.com– Pasca heboh menantang pihak-pihak yang keberatan dengan Pemadegan Bendesa Adat Selat, sosok Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet alias Ida Dewa Gede Ngurah Swasta kembali mencuri perhatian.
Yang terbaru terkait bocornya foto “Ratu Sukahet” pada prosesi Piodalan lan Mupuk Pedagingan di Padmasana Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Jalan Cok Agung Tresna No.67, Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali baru-baru ini.
Tampak beredar 3 buah foto yang digabungkan menjadi satu di media sosial dengan sosok “Ratu Sukahet’ duduk bersila bersebelahan dengan Sulinggih atau Ida Pedanda sementara pamedek atau umat lain duduk bersila serangkaian Piodalan lan Mupuk Pedagingan di Padmasana MDA Bali itu.
Foto yang diunggah akun medsos Global Dewata BALI, Senin, 28 Juli 2025 itu berisi judul MARI BELAJAR BER ETIKA dan NGIRING AJEGANG DRESTA BALI NE.
“𝙈𝘼𝙍𝙄 𝘽𝙀𝙇𝘼𝙅𝘼𝙍 𝘽𝙀𝙍 𝙀𝙏𝙄𝙆𝘼‼️Meskipun tidak ada larangan mutlak dalam kitab suci, secara umum, duduk sejajar dengan Sulinggih tidak disarankan dalam konteks keagamaan atau formal. Apalagi saat Sang Sulinggih/Peranda/Rsi/Sri Mpu sudah memakai Ketu. Dalam masyarakat Hindu Bali, Sulinggih memiliki kedudukan yang sangat terhormat. Sulinggih yang juga dikenal sebagai Pandita atau Rsi adalah orang suci yang telah mencapai tingkatan Dwijati, yaitu lahir dua kali, secara fisik dan melalui ilmu pengetahuan Veda,” tulis admin Global Dewata BALI.
“𝙉𝙂𝙄𝙍𝙄𝙉𝙂 𝘼𝙅𝙀𝙂𝘼𝙉𝙂 𝘿𝙍𝙀𝙎𝙏𝘼 𝘽𝘼𝙇𝙄 𝙉𝙀. Dresta Bali merujuk pada tradisi dan adat istiadat Hindu yang berkembang di Bali, yang mencerminkan cara masyarakat Bali Bertingkah laku menjawab, merespons, dan memaknai realitas kehidupan. Dresta ini tidak selalu tertulis, tetapi sangat mengakar dan diyakini oleh masyarakat Bali, menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk upacara keagamaan, tata kelola desa, dan interaksi sosial. 𝙎𝘼𝙇𝘼𝙈 𝘼𝙅𝙄𝙆 𝙋𝘼𝙉𝙏𝘼𝙐,” tutup admin medsos tersebut.
Dalam sejam hingga Senin, 28 Juli 2025 pukul 19.00 Wita, postingan itu dikomentari oleh 539 netizen dengan 208 kali dibagikan dengan 648 suka.
“PHDI Provinsi Bali harus angkat bicara terkait hal ini,” pinta Komang Ari Sumartawan.
“Dianggap panutan namun tidak patut ditiru. Semoga ada klarifikasi,” harap Soandana Ketut.
Dikonfirmasi terpisah soal foto viral tersebut, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet alias Ida Dewa Gede Ngurah Swasta belum menjawab konfirmasi Redaksi Balipolitika.com. (bp/tim)













