GIANYAR, Balipolitika.com– Semangat persaudaraan dan gotong royong warga Banjar Bhagawan, Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar tampak dalam Upacara Pitra Yadnya Ngaben Massal yang diikuti oleh 36 sawa pada puncak karya Selasa, 8 Juli 2025.
Meskipun yang mengikuti ngaben massal ini sebanyak 36 sawa, krama Banjar Bhagawan, Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar kompak tedun.
Bandesa Adat Banjar Begawan, I Nyoman Suparnayasa mengatakan sejatinya rangkaian acara ini sudah berjalan sejak 2 bulan lalu melibatkan krama banjar.
Tak sekadar Pitra Yadnya, momentum ini sekaligus menjadi sarana memperkuat semangat persaudaran sehingga krama banjar adat kompak menyukseskan momentum sakral ini.
Upacara Ngaben Massal ini jelas I Nyoman Suparnayasa merupakan program lima tahunan yang bertujuan untuk mengurangi beban krama Banjar Bhagawan.
Ritual ini merupakan bentuk fleksibelitas Banjar Begawan dalam melayani kebutuhan krama, sekaligus juga mengurangi beban Krama Begawan.
“Upacara Ngaben Massal ini merupakan program rutin banjar kami setiap 5 tahun sekali. Pengabenan yang dilakukan tanpa ada pembakaran jenazah,” ujarnya.
Tokoh Pemuda Banjar Bhagawan, I Wayan Sudadi Antara alias Blair mengaku sangat mengapreasiasi upacara Ngaben Massal tersebut.
Ia sekaligus mengapresiasi partisipasi para pengusaha pariwisata yang mendukung upacara ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada para pengusaha yang ada di Banjar Begawan atas partisipasinya mendukung kelancaran Upacara Ngaben Massal ini,” ucapnya. (bp/ken)













