BALI, Balipolitika.com – Peristiwa tragis menggegerkan warga Banjar Dinas Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, setelah seorang pelajar berinisial IPPW (18) meninggal dunia, di sebuah kebun pada Selasa pagi (5/5/2026).
Korban sebelumnya meninggalkan rumah sejak Senin sore tanpa pamit. Menurut Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, keluarga awalnya tidak curiga karena korban memang kerap bepergian.
Namun, kekhawatiran muncul saat korban tidak kunjung pulang dan meninggalkan ponselnya di rumah. Sang ibu yang merasa gelisah kemudian mengajak anggota keluarga untuk melakukan pencarian pada pagi hari.
Pencarian tersebut berakhir duka ketika korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jati tidak jauh dari rumahnya. Warga sekitar yang datang membantu kemudian menurunkan korban dari lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya pernah mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup, meski berhasil dicegah. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut.
Jika kamu atau orang di sekitarmu sedang menghadapi tekanan berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan dari keluarga, teman, atau tenaga profesional agar mendapatkan dukungan yang tepat. (BP/OKA)




