KARANGASEM, Balipolitika.com– Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melaksanakan persembahyangan sekaligus ngupasaksi karya Melaspas, Penyengker, Candi, dan Kereb Bangunan di Pura Pedharman Sira Arya Kanuruhan, Arya Brangsinga, Arya Tangkas, Arya Pagetapan di Banjar Dinas Besakih Kangin, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Rabu, 2 April 2025.
Renovasi Pura Pedharman yang telah rampung direnovasi tersebut memperoleh bantuan hibah dari Pemkab Badung melalui APBD Anggaran Perubahan 2024 dengan total anggaran sebesar Rp700 juta.
Upacara tersebut menjadi suatu momentum penting dalam upaya pelestarian adat, agama, dan budaya yang merupakan bagian dari komitmen Pemkab Badung dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
Dengan semangat kebersamaan diharapkan pembangunan dan penataan Pura Pedharman Sira Arya Kanuruhan bisa terwujud dan terlaksana, dengan menyediakan fasilitas yang memadai untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh umat melaksanakan yadnya.
Karya yang dipuput oleh Ida Pandita Nabe Sri Agung Sidi Yoga dari Griya Singosari Blahbatuh, Gianyar ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bali, I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bali, Ida Gede Komang Kresna Budi, serta anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Putu Yuli Artini, dan anggota DPRD Kabupaten Karangasem.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh krama pasemetonan yang telah menunjukkan semangat gotong-royong dalam mewujudkan pembangunan pura.
“Saya bersyukur bisa hadir bersama krama Pasemetonan Arya Kanuruhan. Saya merasa bangga melihat semangat kebersamaan yang luar biasa dalam menata dan merawat Pura Padharman ini. Penghormatan kepada Ida Sesuhunan serta Ida Sang Hyang Widhi Wasa merupakan wujud tanggung jawab kita dalam melaksanakan Tri Rna,” ujar Adi Arnawa.
Lebih lanjut, Adi Arnawa berpesan kepada seluruh krama untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan dalam pelestarian adat, agama, budaya, serta tradisi.
Menurutnya, menjaga dan mensucikan pura merupakan tanggung jawab bersama guna mencapai kerahayuan serta menciptakan jagadhita dan santhi.
“Mari bersama-sama mengaturkan, ngrastiti bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan Ida Sesuhunan yang berstana di sini. Saya pastikan pembangunan pura ini akan terus berlanjut guna meringankan beban krama Pasemetonan Arya Kanuruhan,” tegas Adi Arnawa.
Ketua Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Pusat, I Wayan Geredeg menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Badung atas perhatian, dukungan, serta bantuan hibah untuk pembangunan penyengker, candi, dan kereb bangunan.
Pihaknya juga berharap agar pemerintah dapat terus memberikan dukungan dalam menata kawasan pura guna menjaga kelestariannya bagi generasi mendatang. (bp/ken)