Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

ADAT DAN BUDAYA

Astungkara, 373 Orang Masuk Agama Hindu di Denpasar 

I Made Arka: Banyak WNA Lintas Negara

NGAYAH: I Made Arka, S.Pd., M.Pd., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar yang terpilih secara aklamasi untuk 5 tahun ke depan atau masa bakti 2024-2029 ditemui di sela-sela Lokasabha V PHDI Kota Denpasar di Wantilan Pura Lokanatha, Minggu, 12 Mei 2024. (Foto I Kadek Surya Kencana) 

 

DENPASAR, Balipolitika.com Kabar baik bagi umat Hindu disampaikan di Lokasabha V Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar Tahun 2024 yang berlangsung di Pura Agung Lokanatha, Kota Denpasar, Minggu, 12 Mei 2024.

Dalam Lokasabha V yang mengusung tema “Melalui Lokasabha V Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, Kita Tingkatkan Sradha dan Bhakti dalam Pelayanan Umat Hindu dari Kota Denpasar Menuju Hindu Nusantara” itu terungkap bahwa dalam kurun 2 tahun terakhir sebanyak 373 orang menjalani upacara Sudhi Wadani dan dinyatakan sah menganut agama Hindu. 

“Untuk Sudhi Wadani selama kepemimpinan saya sudah 373 orang yang masuk agama Hindu,” ucap I Made Arka, S.Pd., M.Pd., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar yang terpilih secara aklamasi untuk 5 tahun ke depan atau masa bakti 2024-2029 ditemui di sela-sela Lokasabha V PHDI Kota Denpasar di Wantilan Pura Lokanatha, Minggu, 12 Mei 2024. 

373 orang yang memutuskan memeluk agama Hindu tersebut jelas I Made Arka berasal dari berbagai macam latar belakang dan agama.

“Kami ada yang jemput bola (menggelar upacara Sudhi Wadani di kediaman umat, red), ada yang (melangsungkan upacara, red) di kantor. Jemput bola itu artinya kalau memang ada yang ingin melaksanakan upakara-nya di rumah, di griya, di puri, di jero, di villa gitu contohnya ya kami siap hadir untuk melayani umat. Tetapi jika mereka ingin lebih simpel untuk dilaksanakan di kantor (PHDI Denpasar, red) ya kami juga siapkan dari banten yang nista, madya, utama; yang mana dipilih silakan. Begitu juga kalau memang ada yang mau bawa banten juga jero mangku untuk ngantebin (mengupacarai, red) ya silakan. Kami dari PHDI Denpasar siap melayani umat,” tegas I Made Arka yang sebelumnya menjabat Ketua PHDI Kota Denpasar periode 2022-2024.

Disinggung soal warga mana saja yang memilih masuk dan menganut agama Hindu melalui upacara Sudhi Wadani, I Made Arka menjawab bervariasi dilihat dari agama yang sebelumnya dianut. 

“Semua agama ada. Saya tidak sebutkan satu per satu ya karena ini terkait dengan rasa. Jadi agama itu mengajarkan baik, tetapi tetap kita menyampaikan ini pilihan hidup seseorang. Jadi silakan saja, kita juga tidak melarang,” tandasnya. 

Menariknya, Ketua PHDI Denpasar I Made Arka juga menyebut banyak warga negara asing yang masuk sebagai pemeluk agama Hindu.

“Warga negara asing juga banyak. Malah ada teman saya yang warga negara asing, tidak menikah, malahan jadi dukun ya, jadi balian dia, dia mengobati orang di Australia dan banyak yang sembuh katanya. Nah, ini kepercayaan lagi. Jadi saya tetap memberikan sesuatu itu yang baik; memberikan sesuatu yang memang sesuai dengan koridor, sesuai agama, tidak melebihi, dan kita berharap biar bagaimana caranya pelayanan terhadap umat Hindu bisa maksimal,” jelas I Made Arka. 

“Ada beberapa yang dari Australia, Amerika, Eropa, ada Belanda, kalau untuk data lebih lengkapnya bisa dicek di kantor ya,” imbuhnya.

Dalam Lokasabha V Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar Tahun 2024 ini tampak hadir Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Forkopimda Kota Denpasar, Ketua PHDI Provinsi Bali I Nyoman Kenak, perwakilan PHDI kabupaten dan kota se-Bali, beserta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memberikan piagam penghargaan kepada lima orang tokoh yang berjasa dalam bidang keagamaan dan pendidikan agama Hindu.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan tema Lokasabha V PHDI Kota Denpasar mengingatkan kembali makna hidup sebagai umat Hindu yang senantiasa melayani sesama. (bp/ken)

Berita Terkait

Baca Juga
Close
Back to top button

Konten dilindungi!