Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Pemerintahan

Respons Modernisasi, Badung Ajak Siswa Megala-Gala

Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali 2024

PEKAN KEBUDAYAAN DAERAH: Wakil Bupati I Ketut Suiasa buka Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali Kabupaten Badung Tahun 2024 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis, 18 April 2024.

 

BADUNG, Balipolitika.comPemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali Kabupaten Badung Tahun 2024 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis, 18 April 2024.

Pekan kebudayaan jantra melalui perlombaan tajog dan megala-gala diikuti siswa-siswi SMP se-Badung.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa ditandai pelepasan balon.

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan SK Pengukuhan Kepengurusan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Badung masa bakti 2024-2029 yang diketuai I Gusti Agung Anom Gumanti.

Jantra tradisi Bali merupakan kegiatan apresiasi budaya tradisi untuk penguatan dan pemajuan kearifan lokal, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, pengobatan tradisional, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Dalam sambutannya, Suiasa merasa bangga dengan digelarnya pekan kebudayaan daerah jantra tradisi bali di Kabupaten Badung.

Suiasa menilai perlombaan olahraga tradisi sebagai salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional nusantara yang saat ini mulai ditinggalkan karena pengaruh budaya luar.

“Perlombaan tradisi Bali jantra ini sejalan dengan enam prinsip dasar pembangunan di Badung. Salah satunya dalam upaya melestarikan adat, tradisi, seni, dan budaya Bali dengan mengutamakan kearifan lokal atau pro culture. Selain itu ,permainan tradisional jantra tradisi bali juga dapat menjadi obyek wisata sebagai atraksi dalam pementasan seni,” terangnya seraya mengharapkan lomba jantra tradisi Bali dapat dilaksanakan setiap tahun dan dapat pula dilaksanakan dalam kegiatan porsenicam, porsenijar, maupun porseni desa.

Kadis Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha menjelaskan kegiatan pekan kebudayaan daerah jantra tradisi Bali ini digelar dalam upaya melestarikan jantra tradisi Bali.

Tujuannya melestarikan permainan rakyat sebagai warisan budaya leluhur.

Selain itu guna menyiapkan duta badung yang akan mengikuti Pekan Daerah Jantra Provinsi Bali Tahun 2024.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dari 17-21 April 2024 dengan kegiatan perlombaan seperti lomba megala-gala/hadang, lomba tajog, dan lomba terompah panjang.

Dilaksanakan pula atraksi pencak silat dan panahan tradisional.

“Kami Dinas Kebudayaan bersama KPOTI Badung juga siap menggelar lomba layang-layang Badung,” tambahnya.

Hadir Ketua DPRD Badung diwakili Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana, Ketua Harian KPOTI Bali I Gede Sukrawan serta Widya Sabha Badung. (bp/ken)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!