Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Politik

Lenyap di Denpasar, Baliho Giri Prasta dari Badung untuk Bali Terbit di Tabanan

SALAM SATU JARI: Sosok I Nyoman Giri Prasta dalam billboard resmi berukuran 4×6 meter bertuliskan “Giri Prasta dari Badung untuk Bali” yang berlokasi di dekat Pasar Baturiti, Tabanan, Jalan Denpasar-Singaraja berdiri kokoh, Sabtu, 13 April 2024.

 

TABANAN, Balipolitika.com- Hilang satu tumbuh seribu. Pepatah ini layak disematkan bagi keberadaan baliho yang menampilkan sosok I Nyoman Giri Prasta jelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Provinsi Bali, Rabu, 27 November 2024. 

Hilang di Denpasar, tepatnya di sudut strategis sisi utara GOR Ngurah Rai, Jalan WR Supratman, baliho “Bupati Bares” ternyata kini sudah terpampang kokoh di Kabupaten Tabanan.

Berbeda dengan desain baliho bertuliskan “Giri untuk Bali Kawal Sampai Jadi” yang hilang di Denpasar, baliho terbaru di Pasar Baturiti, Jalan Denpasar-Singaraja menampilkan sosok I Nyoman Giri Prasta mengacungkan jari telunjuk tangan kanan. 

Belum diketahui dengan pasti maksud salam 1 jari yang menampilkan sosok Bupati Badung masa bakti 2015-2025 itu: apakah merujuk pada salam khas pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di mana I Nyoman Giri Prasta saat ini mengemban amanah sebagai Ketua MGPSSR Provinsi Bali atau ada maksud lain di balik telunjuk satu jari tersebut.

Yang pasti, baliho yang terpampang di billboard resmi berukuran 4×6 meter itu bertuliskan “Giri Prasta dari Badung untuk Bali” alias merujuk pada dorongan agar sang tokoh maju sebagai Calon Gubernur Bali masa bakti 2024-2029. 

Ditanya soal keberadaan baliho “Giri Prasta dari Badung untuk Bali” tersebut, sejumlah warga di seputaran Pasar Baturiti, Tabanan menjawab tidak tahu persis kapan mulai dipasang. 

Mereka memperkirakan baliho dimaksud mulai tebar pesona sehari jelang hari suci Idul Fitri 1445 Hijriah atau Selasa, 9 April 2024. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terkait baliho-baliho dirinya yang tersebar di sejumlah lokasi di Buleleng, Badung, Denpasar, dan terakhir di Tabanan, baik seorang diri maupun dipaketkan dengan sosok lain, I Nyoman Giri Prasta berdalih tidak tahu-menahu. 

“Maaf, demi Tuhan tidak tahu kalau itu urusan. Nanti jangan-jangan bilang saya yang nyuruh ya!” tandas I Nyoman Giri Prasta saat peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja GKPB Jemaat Betlehem Untal-Untal, Dalung, Jumat, 12 April 2024.

I Nyoman Giri Prasta juga menegaskan tidak memiliki keinginan untuk bertarung di Pilgub Bali.

“Oh tidak, sudah pasti tidak (mencalonkan diri di Pilgub Bali 2024, red). Saya akan menghormati penuh keputusan Presiden RI ke-5, Ibu Hajah Megawati Soekarnoputri,” ucap I Nyoman Giri Prasta kepada awak media. 

Selain memastikan diri tidak bertarung di Pilgub Bali 2024, I Nyoman Giri Prasta juga menepis adanya isu bahwa dirinya akan menyaingi petahana Gubernur Bali sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster dalam perebutan rekomendasi sebagai Bakal Calon Gubernur Bali masa bakti 2024-2029.

Tegas I Nyoman Giri Prasta, dirinya tak ingin berandai-andai akan mendapatkan rekomendasi.

“Jangan berandai-andai dululah,” bebernya. (bp/ken)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!