PERSIAPAN: Jacqueline, Salah satu peserta Obsidian Calisthenics Cup 2024. (Sumber: Gung Kris)
BADUNG, Balipolitika.com- Mengguncang dunia olahraga, Obsidian, gym terbaik di Bali, memperkenalkan kompetisi calisthenics terbesar di Indonesia, yang menjadi wujud sejati dari Home of Champions.
Arthur Wehantouw, Founder Obsidian menjelaskan, Calisthenics Cup Obsidian kembali setiap tahun, menyambut atlet-atlet dari seluruh dunia untuk bertarung dalam pertunjukan epik yang penuh semangat, energi, dan keunggulan. Di Obsidian, We’re Here to Conquer, Sabtu, 28 September 2024.
“Saya memulai Obsidian dengan tujuan membantu orang lain menemukan kekuatan mereka. Saya percaya bahwa Obsidian mewujudkan semangat Home of Champions, membangkitkan pahlawan dalam diri kita. Kami lebih dari sekadar gym; ini adalah cara hidup dan pola pikir,” ungkapnya.
Selanjutnya, Teuku Aufra Marreto, Co-Founder Aksi yang juga Certified Calisthenics Coach menambahkan, sebagai salah satu kompetisi internasional paling bergengsi di Indonesia, Calisthenics Cup Obsidian digadang lebih dari sekadar kompetisi.
“Ini adalah perayaan kekuatan, disiplin, dan persatuan yang ditanamkan oleh calisthenics di seluruh komunitas di dunia,” tambahnya.
Diselenggarakan oleh Obsidian dan AKSI Indonesia, gym terbaik di Bali mendukung puncak keunggulan kebugaran melalui juri berkualitas, pesaing inspiratif, dan tantangan mini yang mendebarkan menuju acara terbesar tahun ini.
Tahun 2024 menyambut Korash Kabir, Florian Marrec, Charly PN, VJ (Wijaya Kusuma), dan Imel (Melita Mutia) sebagai panel juri; para legenda calisthenics yang terkenal secara internasional berkunjung ke pulau surga ini untuk acara impian setiap penggemar kebugaran.
“Kalos Thenos, atau kekuatan indah, telah membentuk dunia kebugaran sejak zaman kuno, melambangkan penguasaan kontrol berat badan—sebuah prestasi langka. Calisthenics Cup menunjukkan dedikasi, disiplin, dan dorongan kami untuk maju. Pejuang sejati bertarung di sini, seperti gladiator masa lalu. Di Obsidian, hanya satu juara yang akan bangkit. Bergabunglah dengan kami dan saksikan sejarah!” Imbuh Ibrahim Ramzy, Pendiri Cali Creed yang juga Calisthenics Coach.
Selain itu, Calisthenics Cup akan dipandu oleh pendiri Cali Creed, Ibrahim Ramzy, seorang pembawa acara dan penyelenggara kompetisi calisthenics internasional yang berpengalaman.
“Setelah kesuksesan tahun lalu, Calisthenics Cup Obsidian 2024 akan menjadi tonggak besar bagi dunia calisthenics di Indonesia karena untuk pertama kalinya, akan ada kategori Female Endurance. Kompetisi tahunan sebesar ini akan menjadi sumber motivasi bagi atlit wanita, baik nasional maupun internasional, untuk meningkatkan permainan mereka, berlatih lebih cerdas, dan mendapatkan kesempatan untuk terhubung dengan atlet lain dari seluruh dunia,” jelas Imel (Melita Mutia), Kepala Divisi Calisthenics Wanita Aksi.
Kategori Calisthenics Cup 2024 meliputi Endurance Pria & Wanita, Freestyle, dan Static Mini Games, melibatkan juara yang dipilih secara khusus melalui proses audisi yang dikurasi oleh juri Obsidian.
Delapan pesaing dari setiap divisi akan bertarung memperebutkan gelar Juara, memastikan tempat mereka di gym terbaik di Bali dan mengukir nama mereka untuk bertahun-tahun mendatang.
Lebih dari 100+ juta IDR akan didistribusikan kepada para pemenang yang gemilang, dengan hadiah-hadiah menarik yang disediakan oleh sponsor seperti DNI, SVRG, Pocari Sweat, Oakberry, The Solimans, Prana Kitchen, dan lainnya, yang memberikan energi yang dibutuhkan oleh para atlet Obsidian untuk menaklukkan kompetisi. Tahun para jawara telah tiba, saksikan ketangguhan di gym terbaik di Bali, Obsidian.
Lebih dari 8 merek kebugaran ternama akan memamerkan layanan mereka di Calisthenics Cup 2024, mendukung 300+ pengunjung dan 30 ribu penonton daring, menjadikannya pusat bagi semua penggemar untuk menikmati pameran kompetisi yang ramai dan penuh semangat, kesempatan networking yang sempurna bagi pencipta konten, atlet, pecinta olahraga, dan penggemar untuk terhubung melalui suasana yang beragam dan dinamis.
Tujuan Obsidian adalah untuk menjadi tuan rumah dan mengkurasi kompetisi calisthenics paling bergengsi dan signifikan di Indonesia, menyoroti keunggulan para atlet calisthenics, dan menarik audiens global dari juara-juara yang menginspirasi dan penuh semangat yang siap menaklukkan olahraga yang luar biasa ini.
Calisthenics terjalin dengan hati komunitas, ketabahan, dan semangat, muncul dari kelompok-kelompok atlet muda yang bercita-cita tinggi berlatih di taman, lapangan bermain, dan lanskap unik hingga menjadi pusat perhatian para atlet dalam dunia kebugaran. Adapun daftar Atlet yang hadir diantaranya;
Endurance Pria:
– Matthieu Wolf, New Caledonia, Prancis
– Junghen Alexis, Montpellier, Prancis
– Igor Blandin Schektman, Prancis
– Axel Boucaud, Prancis
– Alfarizi Pratama Putra, Indonesia, Palembang
– Nguyen Van Thinh, Ho Chi Minh, Vietnam
– Damien Evrat (Juara Bertahan), New Caledonia, Prancis
– Charbel El Khoury, Lebanon
Endurance Wanita:
– Nirmalasari Musli, Jakarta, Indonesia
– Dini Ahdini Nurfitri, Jakarta, Indonesia
– Jacqueline Umlandt, New Caledonia, Prancis
– Irene Halim, Indonesia
– Nuzulia Fajri Rahmi, Jakarta, Indonesia
– Nurbaeti, Indonesia
– Clara Natalia, Jakarta, Indonesia
– Maharani P. Tambunan, Indonesia
Freestyle:
– Nguyễn Huy Khang, Ho Chi Minh City, Vietnam
– Heri Chaniago, Bekasi, Indonesia
– Rahmad Ryanto, Jakarta, Indonesia
– I Gde Angga Pramudia, Bali, Indonesia
– Yermia Reyenaldo N, Bali, Indonesia
– Afiq Ikhwan Nurfarhan Bin Rohan, Johor, Malaysia
– Phan Đạt Lợi, Vietnam
– Muhammad Farhan Akbari, Jakarta, Indonesia
Panel Juri:
1. Florian Marrec – Juri Kategori Endurance – Legenda Endurance 2019 – Pemilik Ikigai Academie
2. Imel (Melita Mutia) – Juri Kategori Endurance Wanita – Kepala Divisi Pengembangan Calisthenics Wanita Aksi
3. Charly PN – Juri Kategori Endurance – Legenda Street Workout Statics Prancis Selama 11 Tahun
4. VJ (Wijaya Kusuma) – Juri Kategori Freestyle – 1st Mens Physique Novice EIC, 2nd Men’s Physique Open A EIC, 1st 4x Max Reps Juara Asia, 2nd Max Pull Up Malaysia, 2nd Streetlifting Singapura, 3rd Freestyle Brunei
5. Korash Kabir – Juri Kategori Freestyle – 4x Juara Jerman, 3rd King of the Bar, 13th Kejuaraan Dunia
Berikut daftar pemenangnya;
Female Endurance:
3 Nuzulia Fajri Rahmi, Indonesia
2 Irene Halim, Indonesia
1 Nirmalasari Musli, IndonesiaMale endurance:
1 Junghen Alexis, France
2 Damien Evrat, France
3 Charbel El Khoury, LebanonMale freestyle:
1 Rahmad Ryanto, Indonesia
2 Afiq Ikhwan, Malaysia
3 Nguyen Huy Khang, Vietnam
Sementara itu, Jacqueline salah satu peserta asal Perancis mengungkapkan, ia telah melakukan persiapan kompetensi sejak Februari 2024, memulai latihan sampai detik ini dan ia juga pernah ikut kompetisi serupa di negaranya.
“Jadi kurang lebih dua Minggu tidak pernah berhenti latihan dan di Prancis akan ikut kompetisi lainnya. Jadi agak ragu untuk perisapan karena kalau terlalu cepat akan terlalu capek kalau terlalu lama tidak akan ada improve dan ikut kompetisi nah ada repetisi,” tutupnya. (bp/gk)