Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Politik

Niluh Djelantik Sentil AWK Raja Blokir

DENPASAR, BaliPolitika.Com– Maksud hati memberi masukan yang membangun alias konstruktif, tapi malah diblokir. Fakta pahit inilah yang harus dirasakan Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik alias Niluh Djelantik, Senin (9/11/2020). Atas perlakuan tersebut, pengusaha sepatu ternama asal Bali yang produknya digandrungi para artis di luar negeri itu menulis status yang menyentil anggota DPD RI, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa atau disingkat AWK.

“Wakil rakyat dikasi masukan konstruktif sama rakyat untuk mengayomi rakyat bukannya instrospeksi diri tapi malah main blokir. Ngaku keturunan raja ternyata nyalinya segitu aja. #peluktianglistrik #awkblokirND,” tulis Niluh Djelantik di akun media sosial pribadinya. “Wakil rakyat rangkul rakyat bukan malah “pukul rakyat,” sambungnya.

Lebih lanjut, desainer yang karyanya dipakai pesohor Hollywood antara lain Uma Thurman, Gisele Bundchen, Tara Reid, Julia Roberts, Robyn Gibson, dan Paris Hilton itu berkata masyarakat yang juga mengalami hal serupa tidak sendiri. Sebab, daftar blokir AWK bertambah yakni dirinya.

“Untuk kesayangan yang diblokir sama yang ngaku keturunan raja, kalian gak sendiri. Mbok Niluh juga diblokir karena kasi dia masukan agar jangan utak-atik urusan beragama semeton Bali. Agar dia tetap fokus pada tugasnya sebagai pelayan masyarakat Bali. Tetap saling menguatkan di masa pandemi,” bebernya.

Lebih lanjut, Niluh Djelantik mengatakan ksatria itu bukan cuma sekedar sederetan gelar dan nama. Pikiran, perkataan, dan perbuatan haruslah sinkron. “Makan dan menikmati fasilitas yang didapatkan dari uang pajak yang dibayarkan oleh keringat rakyat. Jangan pernah melupakan sejarah. Semesta tersenyum menyaksikan satu persatu tabir fakta terbuka oleh-Nya. Get well soon, sayang. You seriously need help Ketjup Sayang, Mbok Niluh,” tulisnya sembari menulis sebuah catatan nyelekit. “Kasus pemukulan ajudan apa kabar? Masih lanjut kan?” sentilnya. (bp)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!