NASIONAL, Balipolitika.com – Di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, fenomena lubang raksasa terus membesar dan telah merusak hingga separuh badan jalan.
Longsoran masih berlangsung terus-menerus akibat aliran air yang datang dari bagian atas maupun bawah kawasan tersebut.
Longsoran kian membesar dan membentuk lekukan seperti aliran sungai di bagian bawahnya. Kondisi ini menjadikan kawasan sekitar lubang sangat berbahaya bagi warga yang berada di lokasi tersebut.
Beberapa bagian badan jalan juga tampak menggantung karena tanah di bawahnya telah tergerus oleh longsor.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyediakan jalur alternatif yang dapat digunakan oleh warga agar tidak terjadi korban jiwa.
Diketahui bahwa material tanah di wilayah tersebut sebagian besar berupa pasir, sehingga sangat mudah tergerus oleh air.
Kondisi ini menyebabkan tanah rentan terbawa arus air dan mengancam permukiman warga di sekitarnya dengan bahaya amblas. (BP/OKA)













